Macam-Macam Start Saat Sprint

Macam-Macam Start Saat Sprint

rethinkalberta.com – Sprint merupakan lari cepat dengan jarak yang dekat atau lintasannya pendek. Olahraga ini telah dilombakan sejak bertahun-tahun lalu. Lari jarak pendek bermacam-macam lintasannya, mulai dari 100 m, 200 m, hingga 400 m.

Jarak tempuh yang pendek bukan berarti tidak menggunakan teknik saat melakukannya. Selain memperhatikan kecepatan, teknik atau cara berlari juga dijadikan bahan pertimbangan. Salah satu teknik yang memerlukan perhatian adalah saat melakukan start.

Manacm-macam Start pada Sprint

Dalam lari jarak pendek, terdapat tiga macam teknik start yang dapat Anda gunakan. Dilansir dari bola.com, berikut ini jenis start yang dapat digunakan oleh Anda.

Lakukan Start Pendek

  1. Anda dapat berdiri secara tegak dengan kedua kaki dirapatkan. Simpan tangan Anda di samping badan.
  2. Turunkan badan sambil menekuk lutut kiri. Posisikan di depan kaki kanan.
  3. Posisikan lutut kanan di sebelahnya, beri jarak  sekitar satu kepal.
  4. Buat jari tangan membentuk huruf V dan letakkan di belakang garis start.
  5. Luruskan kedua tangan Anda dan fokuskan pandangan Anda pada lintasan.
  6. Posisikan panggul Anda supaya lebih tinggi daripada pundak.
  7. Tolak badan dan mulailah berlari ketika peluit tanda telah berbunyi.

Lakukan Start Menengah

  1. Posisi awal dilakukan sama seperti start pendek, fokus ke arah lintasan.
  2. Posisikan kaki kiri Anda di depan sambil ditekuk.
  3. Lutut kanan diposisikan di sebelah tumit kiri, beri jarak satu kepal.
  4. Jari tangan dibentuk seperti huruf V dan posisikan di bagian belakang start.
  5. Luruskan tangan dan fokuskan pandangan.
  6. Angkat panggul Anda agar lebih tinggi dari pundak.
  7. Saat akan berlari, dorong badan sekuat mungkin dengan kaki kanan. Jangan lupa, Anda dapat berlari saat tanda mulai telah berbunyi.

Lakukan Start Panjang

  1. Berdiri tegak, letakkan tangan di samping badan, dan rapatkan kedua kaki.
  2. Turunkan badan sambil menekuk kaki kiri di depan lutut kanan.
  3. Letakkan lurut kanan di belakang kaki kiri dengan jarak satu kepal.
  4. Buat jari tangan membentuk huruf V dan letakkan di bagian belakang garis start
  5. Kemudian luruskan kedua tangan dan tetaplah fokus ke lintasan.
  6. Angkat panggul agar lebih tinggi daripada pundak.
  7. Saat akan berlari, tolak badan sekuat mungkin dengan menggunakan kaki kanan. Jangan lupa, Anda dapat berlari ketika peluit tanda mulai telah berbunyi.

Sebelum melakukan sprint, Anda juga perlu melakukan pemanasan untuk melemaskan otot. Untuk meningkatkan denyut jantung, lakukan pemanasan dinamis seperti joging (lari ringan).

Baca Juga : Cara Menghilangkan Iklan di Pojok Kanan Bawah dengan Benar

Untuk mempermudah Anda saat berlari, Anda juga perlu memilih jenis sepatu yang ringan. Untuk perlombaan, Anda sebaiknya memilih sepatu yang jenisnya paling banyak digunakan, yaitu spike. Sepatu jenis ini dilengkapi dengan paku-paku kecil oada bagian bawahnya. Fungsinya adalah untuk membantu meningkatkan kecepatan saat melakukan sprint.